sudah H-6 menuju the judgement day.
Takut. itu yang gue rasakan. setiap orang mungkin takut pas sidang skripsi. tapi rasa takut gue sekarang melebihi siapapun.
untuk mencari sedikit ketenangan , gue masuk ke kamar bokap , dia lagi bersiap mau kerja. gue peluk bokap gue erat-erat. tubuh kurusnya ku peluk kencang sampai rasanya dia sedikit merasa sesak. dan percakapan pun dimulai.
Papa : kamu kenapa , nak?
Me : aku takut nanti disidang, ada salah di skripsi aku. aku takut dicecer nanti :"(
.....saat itu gue mewek sejadi-jadinya.
Papa : kamu terus berdoa , dan belajar, kamu cari sela untuk membalikkan kata - kata dosenmu nanti. Minta bantuan dopem kamu aja.
Me : dia belom bls sms aku , pi.
Papa : belom bales? yauda sabar aja.
Me : kalo aku gak lulus gimana?
Papa : yauda , kan masih ada sidang kedua dan ketiga :)
...papa tersenyum ke aku, hangat sekali senyumnya. dia mencium kening aku dan kembali memeluk ku. erat. seperti tak ingin dilepaskan pelukannya itu.
Me : aku maunya sidang pertama udah lulus, pi.
Papa : ya sekarang kamu berdoa dan berusaha, sisanya serahkan ke Tuhan. Dia akan memberikan yang terbaik untukmu , nak. Kamu pasti lulus. Papa percaya itu , dan kamu pun juga harus percaya. jangan terlalu dipikirkan , nanti kamu sakit kayak mami.
Me : Bener kan aku pasti lulus?
Papa : PASTI. SEMANGAT .. SEMANGAT..
....Beliau berteriak SEMANGAT sambil tersenyum dan mencubit pipiku.
dan diakhir bincang-bincang sedih itu dia berkata sambil tersenyum , "berapapun umur kamu , kamu tetep putri kecil papa"
Air mata ku tambah mengucur deras. Betapa sayangnya papa sama aku. Tapi kadang aku suka jutek sama Beliau. Tapi didalam kondisi apapun , Beliau tetap mendukung aku. dan selalu percaya sama aku.
HE IS THE BEST SUPERHERO FATHER.
I love you, dear daddy.
XXO, misstesaditya